Memasuki tahun ajaran baru 2026, banyak orang tua dan siswa yang bertanya-tanya tentang ujian sekolah apa saja yang akan dihadapi. Persiapan yang matang menjadi kunci agar proses belajar mengajar berjalan lancar dan hasil yang diperoleh maksimal.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis panduan terbaru terkait pelaksanaan asesmen di sekolah. Informasi ini penting untuk dipahami agar tidak ada kebingungan saat anak ujian sekolah nantinya.
Mengenal Jenis Ujian Sekolah di Tahun 2026
Di tahun 2026, sistem evaluasi di sekolah tidak hanya berfokus pada ujian tertulis semata. Terdapat beberapa jenis asesmen yang dirancang untuk memahami karakteristik dan potensi setiap peserta didik secara holistik.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah MPLS Ramah 2026 yang di dalamnya terdapat serangkaian tes dan survei. Instrumen ini tidak digunakan untuk menentukan nilai atau peringkat, melainkan untuk membantu sekolah dalam menyusun pembelajaran yang sesuai.
Asesmen dalam MPLS Ramah 2026
Pada Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah, siswa baru akan mengikuti beberapa instrumen asesmen. Tes tersebut meliputi identifikasi kondisi sosial-emosional, konsentrasi belajar, serta asesmen literasi membaca dan numerasi.
Selain itu, terdapat juga identifikasi bakat dan minat, serta deteksi dini untuk mendukung pemetaan kebutuhan belajar. Bagi pengawas ujian sekolah, memahami jenis tes ini sangat penting untuk memastikan kelancaran proses asesmen.
Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi Ujian di Sekolah
Persiapan yang baik dimulai dengan memahami jadwal dan mekanisme pelaksanaan ujian. Untuk jenjang TK dan SD, orang tua atau wali yang menjadi responden, sementara untuk SMP, SMA, dan SMK, siswa mengisi instrumen secara mandiri.
Pastikan perangkat yang digunakan terhubung ke internet dan kode unik tes sudah diterima dari sekolah. Contoh soal ujian sekolah dapat dipelajari melalui portal resmi Kemendikdasmen agar siswa lebih siap saat mengerjakan tes.

Langkah-Langkah Mengisi Tes dan Survei
Pertama, buka portal Tes dan Survei MPLS Ramah melalui laman yang telah disediakan. Setelah login menggunakan akun SSO, salin kode unik tes yang diberikan oleh operator sekolah.
Kedua, masukkan kode unik tersebut pada halaman yang tersedia dan verifikasi data sekolah. Selanjutnya, masukkan NISN peserta didik dan periksa kembali identitas yang muncul sebelum memulai tes.
Ketiga, isi seluruh pertanyaan di Google Form sesuai dengan kondisi sebenarnya. Setelah selesai, klik tombol kirim dan pastikan muncul notifikasi bahwa partisipasi telah diterima.
Peran Penting Setiap Pihak dalam Pelaksanaan Ujian
Kepala sekolah bertugas menyiapkan responden, menunjuk pemandu, dan menyusun jadwal pelaksanaan tes. Pemandu atau guru memastikan setiap peserta memperoleh kode unik dan melaksanakan tes fleksibilitas.
Operator sekolah berperan mengelola kode unik tes yang akan digunakan oleh murid dan orang tua. Sementara itu, peserta didik dan orang tua wajib mengerjakan dan menyelesaikan seluruh tes sesuai identitas masing-masing.
Bagi yang bertugas sebagai pengawas ujian sekolah, penting untuk mempelajari panduan pelaksanaan asesmen yang tersedia di portal Kemendikdasmen. Hal ini memastikan proses ujian di sekolah berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan.
Kesimpulan
Memahami ujian sekolah apa yang akan dihadapi di tahun 2026 membantu siswa dan orang tua untuk lebih siap secara mental dan teknis. Dengan persiapan yang baik, proses asesmen dapat dijalani dengan lancar tanpa tekanan berlebih.
Hasil dari tes dan survei ini akan menjadi dasar bagi sekolah dalam memberikan pendampingan yang lebih tepat sasaran. Semoga panduan ini bermanfaat bagi seluruh peserta didik dan orang tua dalam menyongsong tahun ajaran baru.
